Kabar duka datang dari kawasan Sleman, Yogyakarta. Seorang pemuda tewas dalam sebuah kecelakaan tunggal setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak tembok sebuah asrama di Jalan Kaliurang KM 5 pada Sabtu dini hari, 19 April 2025, sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat benturan keras tersebut, pemuda tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala.
Informasi awal dari pihak kepolisian Sektor Bulaksumur yang menangani kasus ini menyebutkan bahwa pemuda tewas yang diketahui bernama Kevin Aditya (20), seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta, diduga kuat kehilangan kendali atas sepeda motornya saat melaju dengan kecepatan tinggi. Tidak ada saksi mata yang melihat persis kejadian tersebut, namun bekas di lokasi kejadian menunjukkan bahwa sepeda motor korban oleng dan langsung menghantam tembok pagar asrama.
Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Sleman yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah pemuda tewas tersebut ke Rumah Sakit Sardjito untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sepeda motor korban yang mengalami kerusakan parah juga diamankan sebagai barang bukti.
Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Laka) Polres Sleman, IPTU Rino Eko, S.H., saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang menyebabkan seorang pemuda tewas tersebut. “Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal di Jalan Kaliurang yang mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi. Dugaan sementara, korban kehilangan kendali saat berkendara dengan kecepatan tinggi,” ujar IPTU Rino Eko. Pihaknya menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor lain seperti kondisi jalan atau pengaruh alkohol.
Lebih lanjut, IPTU Rino Eko mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya para pemuda, untuk selalu berhati-hati dan tidak berkendara dengan kecepatan tinggi, terutama di malam hari. Kecelakaan tunggal seringkali disebabkan oleh kelalaian dan kurangnya konsentrasi saat berkendara. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para orang tua untuk selalu mengingatkan anak-anak mereka tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Kepergian pemuda tewas dalam kecelakaan ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan teman-temannya.
