Cegah Anarkis! Polisi Amankan Puluhan Pemuda Akibat Konvoi Ricuh di Yogyakarta

Aparat polisi dari Polresta Yogyakarta bertindak tegas dengan amankan puluhan pemuda yang terlibat dalam aksi konvoi ricuh di sejumlah ruas jalan protokol Kota Yogyakarta pada Kamis sore, 17 April 2025. Aksi konvoi ricuh yang diduga dilakukan oleh sekelompok suporter sepak bola ini menyebabkan gangguan lalu lintas dan keresahan di kalangan masyarakat. Polisi bergerak cepat untuk membubarkan konvoi ricuh tersebut dan mengamankan para pelaku guna mencegah terjadinya tindakan anarkis yang lebih luas.

Menurut laporan dari beberapa saksi mata, aksi konvoi ricuh ini mulai terlihat sekitar pukul 15.00 WIB. Rombongan pemuda yang mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan sambil menggeber-geber knalpot dan meneriakkan yel-yel ini melintas di beberapa jalan utama seperti Jalan Malioboro, Jalan Mangkubumi, dan Jalan Sudirman. Aksi mereka tidak hanya mengganggu ketertiban umum tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya. Beberapa kali, rombongan konvoi ricuh ini terlihat hampir berserempetan dengan kendaraan lain dan melakukan tindakan yang tidak terpuji.

Mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya konvoi ricuh yang meresahkan, petugas kepolisian dari berbagai unit segera diterjunkan untuk melakukan penertiban. Setelah melakukan pengejaran, polisi berhasil mengamankan sedikitnya 30 orang pemuda beserta sejumlah sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat dan menggunakan knalpot brong diamankan polisi. Para pemuda yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolresta Yogyakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Yogyakarta, Kombes Pol. Aryuni Novitasari, melalui keterangan pers sore ini menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk aksi konvoi yang mengganggu ketertiban umum dan membahayakan masyarakat. “pihak polisi sudah amankan sejumlah pemuda yang terlibat dalam konvoi ricuh ini. Mereka akan kami periksa untuk mengetahui motif dan tujuan dari aksi mereka. Bagi yang terbukti melanggar hukum, akan kami tindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar Kombes Pol. Aryuni. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para suporter sepak bola, untuk selalu menjaga ketertiban dan tidak melakukan aksi konvoi yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Polisi juga menyita sejumlah atribut suporter dan botol minuman keras dari para pemuda yang diamankan. Situasi di Kota Yogyakarta pasca penertiban konvoi ricuh dilaporkan kembali kondusif.

Related Posts

journal.pafibungokab.org

learn.pafipemkotkerinci.org

news.pafipemkotpalopo.org